[Plurk] iNanto: bot PERTAMAX 
Melihat fenomena salah satu plurker (sekaligus junker) legendaris di plurk akhir-akhir ini, gw jadi berpikir untuk menciptakan bot bernama iNanto.

Dari namanya mungkin lu lu pade udah tau ini bot ngapain. TEPAT! dia bakal ngincar plurk2 yg belum ada response dan bakal ngasih pesan PERTAMAX.

Hal tersebut sangat gampang dibuat berkat Plurk API. Tanpa banyak cingcong langsung saja gw tuliskan source code nya yg versi PHP: Read More...

[ add comment ] ( 46 views )   |  permalink
[Plurk] Cara Curang Invite Orang 
Di plurk ada emot yg hanya bisa didapatkan jika telah menginvite minimal 10 orang, disamping itu ada juga badge "telah invite 10-50 orang" dan "telah invite 100-1000 orang".

Nah, daripada nungguin atau ngeles2 mohon2 orang untuk diinvite oleh kita, ada cara curang dan cepat untuk itu (sebenarnya tahu dari temen2 lain), yaitu dengan menginvite fake user, trus hapus account, trus invite lagi, dst...

Caranya: (disertai skrinsyut) Read More...

[ 2 comments ] ( 35 views )   |  permalink
Petualangan Mencari Bahan STBI 
Hari ini tgl 1 Jan, UAS STBI tgl 4 Jan, dan hingga saat ini tidak ada yang
punya bahan2 STBI. Sebagai salah satu mahasiswa yang ngambil matkul dengan
dosen dewa ini, saia sudah tentu panik. Maka dimulailah pencarian bahan2
kuliah: Read More...

[ 18 comments ] ( 258 views )   |  permalink
Pengumuman: Migrasi 
Pas akhir tahun (alias barusan), gw beli domain
http://www.captainkuro.com/
(isinya sekarang cuma COMING SOON)

Alasannya sih iseng, abis pada punya domain nih orang2. Jadinya ikutan beli tapi nama doank (murah, 120rb / tahun), hostingnya gratisan (byethost.com sama dengan blog ini).

Nah, berhubung udah punya domain baru, gw ada pikiran untuk migrasi alamat blog ke situ.

Selain itu, gw juga ada pikiran untuk migrasi Blog CMS nya. Soalnya SimplePHPBlog (yg sekarang dipakai) itu memiliki banyak kekurangan:
- developmentnya mati (sama sekali udah ga ada kegiatan)
- masih banyak bug
- gw sering nerima komen spam
- lagi males bongkar2 source nya (siboek T* dll)

Jadi, pilihan gw sih kalo emang migrasi bakal ke Wordpress, sekarang lagi eksplorasi2 dulu. Alasan:
- wordpress terkenal paling kumplit
- plug-in nya segunung
- anti spam banyak
- pas lagi nyoba, wow

Segitu dulu, tunggu aja berita selanjutnya.


[ add comment ] ( 9 views )   |  permalink
Grup Anti Kaskus di Facebook 
Masih iseng2 jalan2 di kaskus, trus ngeliat trit tentang adanya grup di Facebook "Gerakan 1juta orang anti kaskus" or something like that.
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3041619

Ya trit di kaskus nya sih nyumpah2in grup ini. Trus coba lah gw datengin tkp dan ini isinya. Read More...

[ 1 comment ] ( 36 views )   |  permalink  |  related link
Website Polri Bogor Kena Hack 
Abis jalan2 di kaskus trus ngeliat trit tentang website porli bogor kena hack.
Iseng2 datengin TKP trus ngeliat betul nih: (entah sekarang dah bener belum)
http://polresbogor.info/


Trus iseng2 ngeliat ternyata ada bug di situsnya, di bagian bawah (footer) yg link untuk RSS tuh:

Piye to?!? kok link malah syntax PHP? udah gitu ga di echo lagi, maksudnya apa?

Btw, situs ini pake Wordpress lo, ga percaya? Nih:


Mungkin hack exploit nya memanfaatkan bolongnya wordpress, hanya sepkulasi...

[ 1 comment ] ( 12 views )   |  permalink
Jembatan Made in China Rubuh, Ternyata Diisi Gabus DDD: 
Surat kabar Cina memuat berita tentang jembatan di Cina yang dilaporkan oleh warga yang risau karena melihat ada bagian yang bolong2. Trus setelah diperiksa, ternyata bagian luar jembatan itu isinya gabus dan sampah. WHAT?!?!?

Mungkin ini yang disebut "recycle, Chine-style" :|
Ada picturenya di bawah (diambil dari blog-wajib-para-otaku)

Berikut kutipan lengkap dari surat kabar South China Morning Post edisi 30 Desember 2009:

First it was “tofu” schools, now foam bridges. Shanghai engineers have become the subject of ridicule from internet users after a supposedly concrete bridge was found stuffed with rubbish and plastic foam.

Repairmen found that the piers of the crossing over Suzhou Creek in Putuo district had been stuffed with sacks, foam and waste from landfills, Xinhua reported. Authorities were alerted when residents saw a square-metre concrete cover fall to the ground on Monday.

The bridge was renovated and reopened in January, but residents from nearby communities complained they had seen huge holes in the piers in the past few months.

The building contractor, the Shanghai Construction Group, denied any safety hazard after an initial investigation, saying the fallen boards and holes were decorative features that would not affect the structure, Xinhua said.

The Shanghai Urban Construction and Communications Commission also confirmed that the bridge was safe for commuters and drivers. Officials said the bridge underwent an inspection by engineers, who concluded the main structure was not affected.

“Shanghai people have difficult lives,” respected blogger Hecaitou wrote on Twitter. “Buildings collapse during construction, subways collide and now they even use rubbish to build bridges. You need to be brave to live in such a place.”

It is not the first time that Shanghai authorities have been criticised for construction defects. In June, an unfinished 13-storey apartment building collapsed, killing a worker. Police detained at least seven people.

Last month, authorities in nearby Nanjing used glue to make repairs on a new bridge after cracks were found in more than 30 handrails of the 50 million yuan (HK$56.7 million) construction. The bridge was completed in June.

Shoddy building work is common on the mainland as developers and officials embezzle construction funds.

More than 7,000 poorly built classrooms in Sichuan province collapsed in an earthquake last year. More than 5,000 children were killed in the buildings, which became known as “tofu” schools.


Sumber asli (dicopas dari): http://strandedmariner.com/2009/12/31/s ... with-foam/

Cekidot:














[ 1 comment ] ( 45 views )   |  permalink
Plurk Hidden New Year Emoticon 
Tadi di plurk ngeliat petra nulis emot kembang api di plurk.
Setelah digoogling ternyata ada emot untuk tahun baru dengan mengetikkan:

(fireworks)

Silakan dicoba

[ add comment ] ( 20 views )   |  permalink  |  related link
Cara Gampang dan Curang Naikin Karma 
Bagi kalian para _plurker_ pasti kenal dengan istilah _karma_. Nah kalian
juga pasti tahu bagaimana susah payahnya mempertahankan karma (terutama
yang sudah sampe _nirvana_) karena naiknya cuma ~0.02 sedangkan turunnya
bisa sampe ~2.16.

Sedikit fakta dibalik naik-turunnya _karma_ adalah bahwa sistem **Plurk**
akan menambahkan _karma_ kita berdasarkan aktivitas setiap 4 jam sekali
[PLU09a] , yaitu jam 12:05 am, 4:05 am, 8:05 am, 12:05 pm, 4:05 pm, dan
8:05 pm. Nah, sederhananya, kita cukup nge-_plurk_ satu kali di tiap
interval itu untuk menjaga _karma_ kita tidak turun.

Selain itu, _karma_ kita akan turun jika kita tidak melakukan aktivitas
apapun dalam 12 jam [PLU09b]. Jadi, kalau cuma mempertahankan, cukup
nge-_plurk_ 12 jam sekali.

Meski sederhana, tapi kenyataannya nge-_plurk_ rutin seperti ini sulit,
terutama bagi rakyat jelata (seperti saia) yang tidak mampu membeli
smartphone seperti BB untuk melakukan plurk mobile kapanpun.

Untuk itu, ada cara gampang (sepertinya udah pada tau), pake `bot`.
Beberapa sudah ada yang pake **Sendible** sebagai `bot`. Nah kalo tidak
suka dengan tulisan "`powered by sendible`", mending bikin sendiri `bot`
nya.

Gimana cara bikin `bot` nya? Rumit kah? Ga, gampang kok sejak **Plurk**
mengeluarkan `Plurk API` dan ada `port`ingan ke PHP nya. Tapi untuk bisa
menggunakan API mereka, perlu minta API key dulu. Tinggal daftarkan _email_
doank kok di situsnya [Plurk API]. Cara pakainya pun tinggal baca
_source code_ (karena masih kecil).

Requirement:

1. PHP + php_cli
2. Plurk API untuk PHP
3. Plurk API key
4. Komputer yang konek ke _Internet_

Nah, contoh pemakaian `Plurk API` ini untuk ngebot:

<?php
// botplurk.php
require('plurk_api.php');
$api_key = '<YOUR PLURK API KEY HERE>';
$user_name = '<YOUR PLURK USERNAME>';
$password = '<YOUR PLURK PASSWORD>';
while (true) {
sleep(MAU DELAY BERAPA DETIK);
$plurk = new plurk_api();
$plurk->login($api_key, $user_name, $password);
$plurk->add_plurk('en', 'says', 'plurk formalitas');
}
?>


Simpan source di atas ke directory tempat `Plurk API` berada. Trus di
command line tinggal jalankan:

php -f botplurk.php


Selesai dah, ntar tiap sekian detik bakal ngeplurk dan karma kita tidak
akan turun.

Note: mohon jangan unfollow/unfriend saia di **Plurk** :|

Reference:

* [PLU09a]: http://plurklayouts.com/the-obvious-sec ... urk-karma/
* [PLU09b]: http://plurklayouts.com/keeping-karma-on-its-leash/
* [Plurk API]: http://www.plurk.com/API

[ 5 comments ] ( 60 views )   |  permalink
[CUPU] Cara Coding dalam Hal Memvalidasi 
Another thought dari seorang Cupu.

Akhir-akhir ini gw menemui banyak kasus di mana gw harus menulis sebuah fungsi
yang melakukan berbagai pengecekan dulu baru dapat ditentukan apakah fungsi
utamanya dieksekusi. Secara lebih formal, ceritanya begini:

> Ada sebuah fungsi yang harus diimplementasikan. Fungsi ini harus melakukan
> pengecekan SYARAT_A, SYARAT_B, SYARAT_C, dan SYARAT_D. Jika semua syarat
> terpenuhi, maka fungsionalitas utama fungsi ini (FUNGSIONALITAS) dijalankan,
> jika salah satu syarat tidak terpenuhi, kembalikan error message tergantung
> dari syarat mana yang error.
> Pertanyaannya, bagaimana struktur penulisan kode tersebut yang lebih bagus?

Nah, gw memikirkan terdapat beberapa cara:
1. Nested `if-else`

: Ini bisa dibilang metode yang "bersih" karena ga pake `break`, `goto`,
`return`, dkk. Contohnya begini:

function FUNGSI() {
if (SYARAT_A) {
if (SYARAT_B) {
if (SYARAT_C) {
if (SYARAT_D) {
FUNGSIONALITAS;
} else {
return ERROR_D;
}
} else {
return ERROR_C;
}
} else {
return ERROR_B;
}
} else {
return ERROR_A;
}
}

: Satu hal yang langsung terlihat bahwa meski "bersih" tetapi agak tidak
sedap dipandang mata. Nested yang terlalu dalam kalo menurut gw ga bagus
sih. Untuk syarat yg banyak, metode ini sangat tidak recommended.

2. One big `if-else`

: Nah, kalo yg tadi satu2 syarat dibikin satu `if-else`, yg ini menggabungkan
semua syarat ke satu `if`, baru di bagian else nya dicek satu2 errornya apa.
Contohnya begini:

function FUNGSI() {
if (SYARAT_A && SYARAT_B && SYARAT_C && SYARAT_D) {
FUNGSIONALITAS;
} else {
if (!SYARAT_A) {
return ERROR_A;
} else if (!SYARAT_B) {
return ERROR_B;
} else if (!SYARAT_C) {
return ERROR_C;
} else { // pasti !SYARAT_D
return ERRROR_D;
}
}
}

: Satu hal yg langsung kelihatan adalah jumlah barisnya lebih sedikit dari
metode tadi. Kekurangannya adalah tidak optimal karena suatu syarat bakal
dicek dua kali jika syarat tersebut false. Ditambah lagi kita harus
menuliskan statement syarat tersebut di dua tempat, sehingga kalau terjadi
perubahan syarat, kita harus mengedit di dua tempat juga. Tidak sesuai
dengan DRY (Dont Repeat Yourself). Tapi dari segi pembacaan kode,
kode ini lebih enak dilihat.

3. The Power of `Return` Statement

: Cara ketiga ini sebenarnya favorit gw, meskipun merupakan cara yang kotor,
yaitu menggunakan return di tengah2 badan fungsi. Contohnya begini:

function FUNGSI() {
if (!SYARAT_A) {
return ERROR_A;
}
if (!SYARAT_B) {
return ERROR_B;
}
if (!SYARAT_C) {
return ERROR_C;
}
if (!SYARAT_D) {
return ERROR_D;
}
FUNGSIONALITAS;
}

: Lihat! Enak dipandang (if cuma 1 kedalaman), sesuai DRY (syarat cukup
ditulis sekali), dan kita langsung mengerti logika codenya. Satu-
satunya kekurangan adalah penggunaan statement `return` (yg sebenarnya
sama aja seperti menggunakan `break` di dalam loop). Tapi jujur deh,
setelah semua pengalaman coding gw, gw tetap merasa metode ini yg
paling "bagus".

Nah, bagaimana dengan Anda? Ada ide lain? Atau style favorit Anda yang mana?

Note: code di atas itu menggunakan syntax PHP cuma karena gw suka PHP.
Yang dibahas sebenarnya kan bisa diimplementasikan di bahasa manapun.


[ 3 comments ] ( 31 views )   |  permalink

| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | Next> Last>>